The owners of Vegie Bar – a Melbourne institution – have opened a second vegetarian restaurant called Transformer. It’s just behind Vegie Bar, which has been serving up meat free dishes for two decades. The new restaurant’s name pays homage to the building it’s in, which was the site of an electrical transformer warehouse. But in its current incarnation the venue is spectacular, with lots of recycled timber, individual table lighting, and indoor plants plus the original building’s courtyard retained for outdoor dining.

As for the menu forget everything you may have thought about vegetarian food being boring or lacking in taste. The dishes and juices daringly mix flavours and (mostly) succeed. I went for a pineapple, turmeric, and black pepper concoction and my daughter chose a juice with watermelon, strawberries, chia seeds and lavender salt. On a previous visit she had tried the ginger based juice and didn’t like it. For starters we chose mixed olives, and followed this up with share plates including haloumi (which worked amazingly well with a sweet sauce), king oyster mushrooms (grilled with garlic and pine nut purée), and broccolini with crumbed ricotta, pomegranate and pistachio. Good coffee (and a small but yummy dessert menu – we went for the brownie) is available for the end of your meal or you can opt for a Mork supplied hot chocolate. This is delicious stuff in an intimate, beautiful, and quiet venue – somewhere to catch up with friends or to impress a (hopefully halal) date.



Pemilik Vegie Bar – restaurant yg lama terkenal di Melbourne – telah membuka sebuah restoran vegetarian kedua yang disebut Transformer. Posisinya tepat di belakang Vegie Bar (yang telah melayani hidangan tanpa daging selama dua dekade). Nama dari restoran baru ini diambil dari penggunaan gedung itu sebelumnya yaitu bekas pembuatan transformator listrik seperti warehouse. Namun sekarang ini dipugar menjadi tempat yg spektakuler dengan menggunakan kayu lama dan membiarkan sebagian dinding aslinya. Pengaturan cahaya diatas meja secara individu, dan tanaman indoor ditambah halaman dari gedung aslinya dibiarkan untuk orang-orang yang hendak makan diruang terbuka. 

Anda pasti berfikir vegetarian food itu membosankan dan tidak menarik atau tidak mempunyai sensasi rasa. Dalam restaurant ini ternyata fikiran begitu salah. Masakan dengan percampuran bumbu & bahan-bahan yang menarik serta jus dengan percampuran rasa yang tidak terlintas dalam fikiran kita sangat-sangat berhasil. Mungkin ini fikiran saya karena saya suka sayuran & belum pernah merasakan pengolahan yang penuh sensasi ini. Pilihan saya jatuh pada jus nanas, kunyit, dan lada hitam racikan dan putri saya memilih jus semangka, stroberi, biji chia dan garam lavender, aneh bukan? Percayalah, jus ini enak sekali. Anak saya mengingatkan saya agar tidak memilih jus jahe, karena dia pernah memesannya dan berfikir rasanya tidak begitu enak karena jahenya terlalu banyak. Untuk pemula kami memilih bermacam-macam buah zaitun, dan diikuti dengan sepiring haloumi kegemaranku yang berbaur dengan luar biasa baiknya dengan saus manis. Setelah itu disusul dengan sepiring mushroom king oyster yang dicampur bawang putih dan kacang pinus halus yg dipanggang serta sepiring broccoli dengan keju ricotta, delima, dan kacang pistachio. Kopi yang enak ditambah brownies sebagai makanan penutup yang tidak begitu besar porsinya ini, betul betul enak atau anda dapat memilih hot chocolate (dari Mork). 

Ini adalah hal yang menyenangkan apabila dilakukan  ditempat yang intim, indah, dan tenang seperti tempat ini – atau tempat untuk bercengkrama dengan teman-teman anda, dan bisa juga untuk suatu pertemuan yang mengesankan. Pelayanan direstaurant ini sangat sopan dan cepat.

Details
Transformer Fitzroy 99 Rose Street Fitzroy Victoria
Monday – Thursday 530pm – 10pm
Friday 11:30am – 11pm
Saturday – Sunday 9am – 1030pm
Instagram: http://instagram.com/transformerfitzroy
Vegetarian but licensed